Travelling - It leaves speechless, then turns you into a storyteller

Whoa! Abis balik dari Belitung, biar badan remuk tapi semangat nulis ga akan padam, post ini langsung gw tulis tepat di hari kepulangan tadi siang banget nih, biar ga lupa. Agustus ini menarik karena 18 Agustus 2017 kemarin gw dan teman-teman kantor ngetrip bareng ke Belitung. Waktu itu memang nggak mau pilih tepat 17 Agustus pergi ke Belitung karena simpel, tiketnya mahal! haha. Jadi kita pesan dari 18 Agustus - 20 Agustus 2017

tiket ke belitung

harga tiket ke belitung

Jadi dengan harga 7.9 juta itu sudah dapat tiket pulang - pergi dan hotel selama 2 malam untuk 6 orang. Jadi per orangnya sekitar 1.3 juta. Terima kasih Traveloka untuk promosi Flight+Hotelnya yang ciamik sekali, sudah murah ditambah lagi sama voucher coupon pula. I heart you Traveloka.

Hari Pertama

Yuhuuu jalan juga, kali ini ngetrip bareng merekaaa inii

Kita ambil flight Citilink pertama jam 05:55 , tiba jam 07.00. Sesampai disana ternyata ada teman Rahma yang datang juga, bernama koh Willyam, putra asli Belitung yang lagi kebetulan ada di Belitung juga. Mereka berdua memang sohib banget pas jaman kuliah dulu dan karena pingin ngobrol-ngobrol lebih lama juga ternyata koh Willyam juga mau nemenin kita selama 1 hari full ini.


Setelah kita kasitau itinerary kita, malah ternyata kata koh Wil rute kita bisa diselipin objek-objek lain. Nah lengkapnya hari pertama ngapain aja, berikut ceritanya.

Mie Acin

Tadinya pingin ke Mie Atep yang tersohor sekali ini, tapi berhubung kita sampai jam 8 pagi dan masih tutup, jadinya merapat ke Mie Acin, lokasinya persis setelah Mie Atep. Disini mienya unik, dan untuk minuman wajib pesan es jeruk. Disini kalau sebut es jeruk, yang keluar semacam es jeruk nipis, untuk rasa, seger maksimal! Harga per porsi mienya sekitar IDR 15.000

Pura Puseh Desa Giri Jati

Perut sudah terisi, dan kita melanjutkan perjalanan menuju daerah Manggar, tapi ternyata Koh Will mengambil jalur utara biar bisa berhenti ke objek wisata, kondisi jalannya super bagus sekali, dan kita bisa sambil melihat pemandangan pohon-pohon , sawit dll di kiri dan kanan.

Nah di sepanjang jalan ini akan melewati sebuah dusun bernama Balitung yang seluruh ornamennya memakai adat Bali. Kami mampir ke Puranya dan berfoto-foto disana.

Vihara Buddhayana Belitung

Vihara ini terkenal karena posisinya yang berada di sebuah bukit yang menghadap ke pantai nggak jauh dari vihara ini yaitu menghadap pantai burung mandi. Selain itu vihara ini juga punya nilai historis yang tinggi. Karena jika dilihat dari usianya, vihara ini sudah berusia dari dua setengah abad. Tepat nya didirikan pada tahun 1747. Dulu disini ditemukan patung sosok Budha Budhisttwa, waktu itu disini tinggal penduduk pendatang dari negeri Tiongkok, akhirnya karena dianggap bisa melindungi dari roh jahat maka dibangunlah vihara itu disini. Saat kita kesini, ada patung Dewi Kwan Imm besar sekali. Kalau foto disini benar-benar seperti berasa lagi di Tiongkok. Saat ngobrol-ngobrol sama yang nunggu disana ternyata memang ornamen batu-batu itu langsung didatangkan juga dari Tiongkok, per pilarnya saja itu nilainya IDR 5 juta.

Pantai Serdang

Perut lapar, kami butuh makanan enak, lalu kami melanjutkan lagi perjalanan ke arah Timur dan menuju Pantai Serdang, disini kita mau makan seafood enak. Lalu tibalah kami di tepi pantai Manggar, kita mampir ke warung-warung yang dekat pantai, disini makanan yang direkomendasi oleh penduduk lokalnya adalan menu ikan kuwe Gangan. Seperti ikan bumbu kari kuning, nanti ada potongan nanasnya, wajib coba buat yang belum pernah coba.

Ikan Kuwe Gangan

Cumi Goreng Tepung

Kopi Manggar

Manggar terkenal dengan kopinya, dan masyarakat disini sangat senang ngobrol kongko kongko sambil ngopi, kita dibawa lagi oleh Koh Will ke salah satu kedai kopi kesukaannya, disini kopi hitamnya enak, tapi gw pribadi lebih suka es kopi susunya. Dan di tempat ini juga wifinya kenceng banget. Kita juga pesan pisang gorengnya yang empuk sekali, pas banget habis makan kenyang lalu ngobrol santainya disini.

Kopi hitamnya enak!

Kampung Ahok

Energi sudah terisi , kami melanjutkan ke rumahnya bapak Ahok. Ternyata rumahnya memang besar sekali, lalu kita boleh masuk sampai depan pintu rumahnya persis, tapi saat itu pintunya ditutup, kata Koh Will kalau lagi hoki pintunya kebuka artinya rumah itu lagi open house dan siapapun boleh masuk mampir kedalam. Di seberang rumahnya ada rumah khusus lagi isinya foto-foto dan cinderamata bertema Ahok , juga dijual ada makanan buatan ibunda pak Ahok yang dijual.

Museum Kata Andrea Hirata

HTM nya 50k , tempat ini juga wajib didatangi kalau kalian ke Belitung, karena selain ada replikasi interior dalam sekolah laskar pelangi, ada juga semua cerita tentang film ini daan di tiap sudutnya juga sangat instagramable sekali, pasti betah disini lama-lama.

Sekolah Gantong

Lanjut dari sana, kita melanjutkan perjalanan ke sekolah gantong, lokasi yang dipakai syuting juga pada film Laskar Pelangi

Perjalanan dilanjutkan dengan makan malam, cari oleh-oleh dan tidur.