Malam itu, 4 Februari 2019 , kami berniat untuk hunting foto Imlek di Wihara Dharma Bakti, 金德院. Wihara ini merupakan kelenteng tertua di Jakarta yang sudah dibangun sejak tahun 1650. Mudah sekali untuk menuju kesini, cukup naik Transjakarta turun di Glodok, jalan kaki 7 menit, dan kamipun tiba, mengabadikan momen tahunan ini.

Kesan pertama saat kami datang ke Klenteng ini adalah , lebih ramai dengan pengunjung yang ingin berdoa, dan ornamen hiasan yang dipasangpun juga jauh lebih bagus. Lampionnya lebih modern, bisa menyala dan berputar.

Bagian Depan

Kelenteng ini bisa dibilang terbagi beberapa bagian, bagian depan ada meja persembahan besar, lalu ada semacam tempat menaruh dupa utama, dimana para pendoa bisa menyalakan dupa baik kecil maupun ada yang ukurannya besar , semua bisa ditancapkan disana. Disamping tempat menaruh dupa ada banyak lilin merah memanjang di sisi kiri dan kanan.

Bagian Belakang

Kemudian dari sisi depan, jika berjalan ke belakang, akan ada ruang doa juga dan bisa berdoa di belakang. 2 tahun lalu Patung Dewi Kwan Im ada di sisi belakang, namun sekarang dipindah ke sisi samping. Tapi tetap disana ada 3 patung besar tempat merekapun juga berdoa didepannya.

Bagian Samping

Dan disisi samping, ada ruang-ruang kecil tempat mereka juga bisa berdoa.

Tradisi Lain

Ada tradisi lain yang ada di malam tahun baru imlek, yaitu berkumpulnya sekumpulan orang kurang mampu yang duduk dengan rapi di sisi depan luar wihara, nantinya mereka akan mendapatkan angpao dari pihak wihara.

Selamat tahun baru imlek 2019