Hari Ketiga

Senin, 13 Februari 2016

Pagi-pagi kita sarapan roti bakar plus telur sambil menikmati angin yang sepoi-sepoi, dan melihat indahnya pantai yang bersih dan tenang. Disini suara ombakpun juga nggak terdengar, warna biru muda kehijau-hijauan terlihat jelas begitu saja dengan mata kita. Anjing penjaga Cosmos juga nyenyak tidur di pojok ruangan tempat kami makan. Hari ini kami akan seharian pergi ke pulau-pulau untuk snorkeling!

Rencana hari ini kita akan dijemput dengan kapal di pantai Bara sekitar pukul 8.00 dan tempat yang akan kami datangi yaitu Pulau Kambing, Pulau Liukang, dan Apparalang.





Go Pro

Gw kesini sudah bawa 2 baterai go pro, lengkap sama chargernya, lengkap juga dengan powerbank yang terisi penuh, dan lengkap sama micro SD yg gw tau ga akan deh ada cerita kehabisan memory karena sudah di dukung dengan kapasitas 128GB. Tapi ternyata insiden kecil terjadi, pas lagi mau ganti memory card, sambungan antara tutup atas sama besi di bagian atasnya patah. tah. tah.... Bener-bener jleeeeb banget, ga nyangka hal sekecil itu sudah cukup buat gw nggak bisa bawa nyemplung Go Pro ke dalam laut, paling sambungannya cuma 2mm 2 buah. Apa yg kita lakukan? Sementara iket seperti ini aja. Baru kali ini Go Pro gw kayak berpita begini haha.

Pulau Kambing

Nah jadi sudah tau ya kenapa nggak ada video-video underwater ya karena insiden ini, jadinya justru trip utama ini foto-fotonya minim sekali jleb jleb jleb. Pulau pertama yang kita kunjungi adalah Pulau Kambing. Kalau kita snorkeling disana, jarak ke dasar kira-kira 5 meter, cukup jelas sekali dengan mata kita untuk melihat terumbu-terumbu karang yang besar , dan bagus banget banget banget banget, terumbu-terumbunya bisa mencapai 2 meter dan banyak. Karena waktu itu masih pagi hari, cahaya matahari yang masuk kedalam sangat jelas, jadi kalau bawa go pro, fix lah, lepas life jacketmu dan free dive aja sampai ke bawah untuk bisa mengabadikan video-video keren disana.

Karena nggak ada dokumentasi apa-apa didalam sini, gw embed video dari tetangga sebelah, thank you
Marischka Prudence.

Pulau Liukang

Wah disini apalagi nih, jarak kita pas snorkeling ke terumbu karang itu cukup dengan turunin tangan aja ngambang di atas. Sedekat itu! Dan karena dekat banget jadi warna terumbunya amatlah jelas sampai warna-warnanya, detail-detailnya, clear! Perfect banget buat di record dengan Go Pro.

Penangkaran Penyu

Jadi di Liukang ini juga ada penangkaran penyu yang kita bisa datangi. Disini penyu-penyu, lobster, dan ikan-ikan besar ditaruh di semacam kolam di tengah laut. Kita bisa turun kesana untuk foto-foto sama penyunya, ini ukurannya juga besar banget dan kita memang mesti agak pegangin banget dan tahan dia biar mau foto sama kita. Kadang ngambek dan tiba-tiba dia berenang dengan tenaga yang cukup besar, ga nyangka ternyata tenaganya sebesar itu. Kalau mau lobster juga bisa dibakar langsung disana, tapi ya harganya , 800 ribu per ekor. Masih mahal kan.





Makan siang di P. Liukang

Tidak jauh dari tempat penangkaran kita bisa menepi di Pulau Liukang. Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang dan waktunya kita makan. Disini ikannya cukup mahal, baru kali ini pesan ikan yang dihitungnya per potong. Jadi kita makan semuanya ini 50 ribu per orang.


Yang menarik pas makan siang ini, tadinya kita tidak lihat ada turis lain yang datang, benar-benar cuma kita turis yang disana, sampai pas nunggu makan siang, ada 2 orang , couple bule Swiss yang datang dan mau makan siang disana juga. Kita ajak ngobrol dan waaaw kagum sekali gw, mereka sudah trip bareng mulai dari Bali, Lombok, Labuan Bajo, Sumba, sampai Raja Ampat. Sudah bertahun-tahun mereka selalu kembali ke Indonesia setiap awal-awal tahun seperti ini karena di Negara mereka sangatlah dingin, dan untuk mengisi liburan di Indonesia bagi mereka sangatlah sangat sangat murah. #pukpukrupiah. Tapi tetep, gw bilang appreciate banget untuk rasa cinta mereka dengan alam di Indonesia, tuh orang luar saja seneng kesini, masa kita jalan-jalan harus banget ke luar negeri sih.

Apparalang

Ini dia tebing yang kita datangi dengan kapal. Disini ada 2 papan lompat yang bisa kita pakai, yang dibawah itu yaa kira-kira 13 meter mungkin ya, cukup cetek sebenarnya tapi tetep aja pas mau lompat semua mikir-mikir dulu. Setelah si guide kita lompat dengan enak baru deh satu persatu mulai lompat. Gw, coba 3x lompat saking serunya haha. Ada momen-momen ketika mencapai kecepatan maksimum sepersekian detik itu adrenalin naik kenceng banget. Walaupun begitu gw masih belum berani buat lompat dari yang spot tinggi itu haha.




Makan Malam di Cosmos

Kita menyelesaikan seluruh trip hari ini dengan mendarat di pelabuhan sekitar pukul 5 sore dan hujan amat deras menemani perjalanan kami dari dermaga ke Cosmos dengan motor. Malam hari pukul 7.00 kita sudah di siapkan BBQ dengan porsi yang supeeeer jumbo ada cumi, udang, dan ikan bakar.




Sebagai akhir dari hati ketiga kami, kamipun tidur nyenyak di Cosmos, membawa semua keseruan hari ini kedalam mimpi. Trip ini tinggal sehari lagi.