Hari Kedua

Minggu, 12 Februari 2016

Hari kedua! Ternyata ketika malam itu kami tidur, Alex bilang ada mati lampu 2 kali, sedangkan gw...lelap, bangun-bangun sudah pagi mentari bersinar indah melewati jendela di kamar kami, wekerpun nggak mampu membangunkan tidur nyenyak gw, untunglah ada Andre yang jadi weker hidup kita semua. Jam 8 kami dijemput Pak Haji Rewah dan pagi ini kami akan melakukan perjalanan darat 5 jam menuju Tanjung Bira.

Gogos

Ini makanan yang kita jumpai ketika Pak Haji istirahat bentar. Bentuknya seperti otak-otak, tapi ternyata pas dibuka lebih mirip lemper. Gogos ini adalah makanan khas Makassar yang mirip dengan lemper kalau di Jawa dan Lalampa kalau di Manado. Ada yang kosongan dan ada yang ada isinya. Rasanya disaat lapar seperti itu langsung naik 100x lipat haha, ya mirip-mirip lemper, tapi pasti penasaran kan, wajib dicoba! Makannya biasanya dengan bumbu dan telor asin, harganya juga murah mau ada isi atau tanpa isi sama-sama seribu perak.


Restoran Aroma Laut, Bantaeng

Setelah perjalanan dilanjutkan lagi tak terasa sudah memasuki jam makan siang, kamipun berhenti di rumah makan yang kata Pak Haji top. Kita pesan ikan kakak tua (yang di bon berubah nama jadi ikan kakap) dan baronang, dua-duanya dibakar. Nah di Makassar ini ciri khas mereka membakar ikan itu selalu nggak pernah dikupas sisiknya, dan dibakar tanpa pakai bumbu, untungnya memang ikannya sendiri super suegeeer banget, fresh, jadi dagingnya lembut sekali, putih, dan benar-benar enak! Apalagi ikan kakak tua nya sama sambal hitamnya, terbaik! versi gw pribadi dari seluruh makanan di trip Makassar ini.






Memasuki Kawasan Bira

Mobil kamipun memasuki kawasan Bira dan dikenai retribusi untuk mobil 15 ribu, dan dewasa 10 ribu. Di dalam kawasan ini sangat banyak cottage-cottage, hostel, bungalow, tapi berhubung kita datang di tanggal yang bukan musim liburan jadi sepi sekali. Namun, boleh juga kalau kalian berani tanpa persiapan bayar tempat tinggal dan langsung nyari disini gw rasa banyak pilihan dari yang bagus sampai paling bagus.


Cosmos Bungalows

Sampai! Disinilah kita akan menginap selama 2 malam kedepan. Tempatnya sangat private terletak di pinggir pantai di sisi yang tidak ramai dan terletak di antara pantai Bara dan pantai Bira. Kamar yang kami pesan ternyata juga besar sekali, mungkin bisa muat 10 orang. Di atas ada kamar tidur romantis abis, dan tersambung juga dengan Kasur di bawahnya yang ukuran besar. Di lantai bawah juga ada 3 sofa besar yang bisa dipakai untuk tidur, puas sih disini dan murah banget 1.2 juta untuk 2 malam. Karena kami ber empat menginap disini cukup ambil kocek 300.000 saja.






Sewa Motor ke Pantai Bara

Sore hari kita memutuskan untuk sewa motor, harganya 80 ribu per motor per hari, tapi karena kita cuma pakai dari sore jam 5an sampai jam 10an saja jadi nego , dikasih 50ribu sampai malam hari per motor, pesan 2 jadi total 100 ribu. Mau pesen juga, catat nomor ini, mbaknya mau anterin motor sampai ke penginapan kita : 0819-0637-4477

Kita pergi ke Pantai Bara, ditempuh selama 3 menit dari tempat kita menginap, deket kan! Ni pantai terbaik dibanding Pantai Bira, pasirnya putih bersih halus, dan sepi tidak seramai disana. Wajib untuk foto-foto disini. Dan dipakai untuk berenang juga enak karena dangkal sampai lumayan jauh dari pantai, ombakpun juga lembut, buat berenang jadi makin asik.








Sunset di Pantai Bira

Kamipun melanjutkan perjalanan ke pantai Bira, terletak di dekat pintu masuk dan lumayan juga ditempuh sekitar 10 menitan dari Pantai Bara. Disini parkir motor gratis, pantainya sepi tapi lebih banyak sampah, dan pantainya ada rumput-rumput laut, masih lebih nyaman di Bara kalau untuk berenang.





Makan malam di Warung Bamboo

Orang disini merekomendasikan Warung Bamboo untuk tempat makan malam kita, jadi melipirlah kami kesana, 2 menit saja dari Pantai Bira ke arah balik nanti ada di sebelah kanan kita. Ikannya juga muraah, dan tentunya segar dan enak. Bayangin aja kakap merah 60 ribu saja, tapi kami akhirnya pesan ikan yg belum pernah namanya kami dengar yaitu Tawassang. Cukup bisa diremokemdasikan bagi yang penasaran mau coba, kulitnya agak keras, dan dagingnya pun juga segar. Juga kami pesan cumi goreng tepung.




Demikian hari kedua, sangat menyenangkan !