/ 201706

Monumen Pancasila Sakti

Di hari kejepit jumat kemarin yang merupakan akhir dari rentetan harpitnas di bulan Mei, gw sudah berusaha buat mengajak temen-temen buat naik gunung. Tapi, nggak ada yang bisa cuti waktu itu, dan tiba-tiba sudah mepet-mepet hari H, Jesica chat kalau doi bisa cuti! Waktu itu sepertinya agak mustahil buat tetep eksekusi plan naik gunung karena di hari Sabtunya kebetulan kita juga ikut sebuah event talk session untuk Hackaton, jadi nggak mungkin banget kamis malam naik gunung, jumat malam pulang dan sabtu pagi sudah standby di event itu. Jadi, ya sudah, kita coba dengan modal googling buat cari-cari enaknya hunting dimana ya.

Waktu itu gw kepingin banget nyoba explore Taman Nasional Gunung Salak, tapi perjalanan dengan mobil kesana kira-kira butuh 4 jam sekali jalan. Hmm rasanya nggak keburu karena kita cuma punya setengah hari dari siang-malam. Cari-cari lagi, ketemulah ada Monumen Pancasila Sakti di daerah Lubang Buaya, itu deket-deket sama TMII sana. Awalnya agak skeptis karena rasanya tempatnya tua dan seperti nggak ada apa-apa disana, nggak ada foto bagus yang bisa di jepret, eh tapi ternyata memang bukan hasil foto bagus yang didapat, tapi memori bagaimana memang di tempat itulah sejarah kebengesian PKI yang ingin merusak ideologi bangsa ini terjadi. Pas banget kan, barusan hari lahir Pancasila dan sekarang ada kesempatan buat explore Monumen ini.

Sumur Maut

Monumen ini dibangun dengan tujuan mengingatkan kepada siapa saja yang datang tentang perjuangan para Pahlawan Revolusi yang berjuang mempertahankan ideologi negara Republik Indonesia, Pancasila dari ancaman ideologi komunis. Untuk masuk kedalam cukup dikenakan tarif 25k per orang. Dan setelah masuk kita bisa lihat dengan mata kepala sendiri dimana letak sumur maut, tempat para pahlawan-pahlawan dibunuh, dan dibuang di dalam lubang itu.

Dan ternyata, para pahlawan ini bahkan sudah dibunuh dahulu ketika diculik, dan baru dibuang ke dalam lubang sudah dalam kondisi tewas! Gila kan! Makanya bener banget Soeharto dulu buat monumen ini agar mengenang jangan sampai situasi seperti ini terjadi lagi. Sepertinya melihat kondisi politik sekarang-sekarang ini dan melihat intoleransi lagi kental-kentalnya di mainkan dicampuradukkan, rasanya pingin ngajak yuk semua orang kesini, lihat bagaimana dulu mereka-mereka ini benar-benar mati-matian luar biasa agak Pancasila ini ditegakkan. Coba kesini, lihat dengan mata sendiri, baca persis ceritanya bagaimana, buka mata, pikiran, hati, dan lihat lagi dalam diri sendiri, apakah benar kalian sudah menanamkan Pancasila dan sudah menghapus istilah apapun berbau SARA dalam hidup kalian.

Museum Pengkhianatan PKI

Kalau kalian pernah ke monas, sudah tau kan ya yang di bagian bawah ada diorama-diorama yang tertutup kaca. Nah disini juga ada, dan rasanya yang buat itu masih 1 vendor yang sama, karena model-model miniaturnya dan bentuk kacanyapun sama. Disini cerita tentang G30S/PKI lengkap!

Terakhir

Jangan lupa ya sama Pancasila.

Dan thank you Jes buat ide kunjungan kesini