/ 201703

Melalui IT

Gw selalu seneng dengan apapun yang berkaitan dengan IT. Mungkin dari yang paling simpel banget misalnya ngajarin untuk gimana buat tulisan dengan typing animation di ghost menggunakan typed.js atau sampai ke saat ikut di requirement besar untuk sebuah credit system yang dipakai di sebuah bank berskala nasional yang dimana sekitar beberapa hari lagi rasanya akan bisa closing UAT dan bisa go live, wow, so proud of you guys. Makin kesini kalau dipikir dan dijalanin, peran IT ini sangat besar dan mempunyai impact luar biasa untuk mempercepat segala proses yang manual, yang lama, yang berulang-ulang untuk hal yang sama, menjadi lebih cepat, terotomatisasi, dan dengan kesalahan yang minim. Namun tetap, dibalik itu semua gw masih melihat IT sebagai penunjang dan nggak akan pernah bisa berdiri sendiri, mayoritas karena dia harus berdiri beriringan dengan 1 hal yaitu, bisnis.

Contoh nyatanya, beberapa minggu lalu gw sempet ketemu salah satu teman yang sedang membangun sebuah startupnya dimana model bisnisnya intinya mencari client yang ingin mengiklankan produknya di mobil orang-orang, lalu di akhir bulan pemilik mobil akan dibayar sesuai dengan hasil akumulasi perjalanannya. Setelah proses bisnisnya sudah gw pahamin, lalu kita mulai perdalam lagi kira-kira nanti perhitungan kilometernya seperti apa, pembagian daerah di jabodetabek seperti apa, rate pengali di daerah-daerah tertentu seperti apa, waktu berhenti di daerah macet dan kalau perjalanannya lancar-lancar saja itu seperti apa perhitungannya, dan lain-lain. Setelah requirement selesai ternyata kalau di convert ke berapa mandays jadi besar. Walaupun akhirnya di keep, tapi dari requirement itu sudah keliatan banget sistemnya nanti akan seperti apa, dan yang gw suka ada integrasi sama GPS yang terpasang di mobil-mobilnya yang bisa buat gw mainan API lagi untuk dapat posisi mobil, pergerakan dan lain-lain.

Nggak berakhir disana, lalu kita ngobrolin tentang model bisnis dia yang lainnya, yang setelah kita ngobrol lebih dalam lagi, dari sisi mandays lebih masuk akal buat dia. Dan ketuk palu, project ini bisa jalan. Dan 2 minggu kemudian, sistemnya jadi. Gw dan dia puas dengan hasilnya dan yang paling penting bisa membantu bisnis teman gw ini.

Makin erat kan hubungan bisnis dan IT. Baik di skala besar, maupun kecilpun pasti mereka nggak terpisahkan, tapi ada 1 hal lagi yg gw rasa perlu juga disejajarkan dengan mereka berdua, yaitu social impact apa yang bisa didapat. Gw paling suka lihat bagaimana gojek membantu ojek-ojek pinggir jalan mendapatkan penghasilan yang lebih layak, yang tadinya nggak pernah makan enak, dan pas pertama kali bisa beli KFC rasanya nikmat. Simpel tapi itu kalau gw CEO nya pasti ada rasa bahagia yang nggak terbeli dengan apapun melihat productnya bisa memberikan impact seperti itu. Atau seperti berapa banyak orang yang ekonominya terbantu sejak berjualan di Tokopedia, atau Bukalapak. Yang melihat sesuatu yang biasa, menjadi peluang, dan memajukan nggak cuma diri sendiri tapi orang sekitarnya.

Ini yang kalau gw simpulkan dari begitu banyak obrolan sama orang-orang yang berkecimpung di IT baik mulai dari CEO, CTO, business analyst, tester, QC, sampai programmer pun kalau ditanya kenapa sih join disitu, apa sih yang ngedrive lu, selalu jawabannya ada terselip kalimat karena manfaat yang bisa didapat ini bisa dirasain ke sebegitu banyak orang, punya impact dan membantu para pemakainya. Selalu ada yang terbayar dari semua usaha keras ketika lihat orang pakai apps yg dibuat, masalahnya terbantu, dia senang, bisnis lancar, ekonomi maju, semua senang.