Lapangan Banteng kian cantik, selesai sudah renovasi yang memakan waktu lebih dari setahun dengan telah melewati pergantian gubernur yang baru. Mungkin bagi orang-orang yang memang lama tidak kesana lalu baru kesana sesudah renovasi akan kaget dan kagum, namun bagi gw yang dulu tiap hari lewat sana selama 3 tahun, ternyata jauh lebih kaget lagi haha. Terima kasih pak Ahok.

Selalu senang kalau pergi ke ruang-ruang terbuka di Jakarta, apalagi taman yang sekarang sudah banyak yang bagus. Lapangan Banteng setelah renovasi benar-benar menunjukkan kemegahannya, dengan patung tangan terbuka sangat mudah dilihat dari mana saja. Dibandingkan dahulu, patung tidak begitu terlihat karena banyak pohon-pohon, namun sekarang bahkan dari belokan monas ke arah lapangan, patung ini sudah terlihat kokoh berdiri.

Selain patung itu sendiri, ditambahkan pula area tempat untuk siapapun bisa duduk di semacam ampliteater bertingkat. Sangatlah cocok bagi kalian yang mau leyeh-leyeh santai di sore hari sambil menunggu matahari tenggelam. Tidak ada biaya yang diambil saat masuk ke area ini, dan saat gw kesanapun kondisi sangat terawat, tidak ada sampah seperti yang sosial media kemarin-kemarin sempat viral.

Kalau datang kesana antara siang sampai sore hari kalian tidak akan bisa lihat air mancur menari, maka datanglah yang agak lebih sore sehingga malam harinya kalian bisa melihatnya sambil bawa kamera untuk mengabadikan momen saat itu.