Ini lanjutan dari tulisan ini , jadi kita masuk ke cerita hari ke dua.

https://ariadiprana.com/kuliner-dan-tempat-wisata-di-padang-1/

Hari kedua ini kami bangun super pagi, sekitar jam 6 mobil sudah datang dengan supirnya. Yang enaknya dari trip ini, kita bertiga orangnya ontime semua, jadi biarpun jam tidur kita beda-beda, tetep aja kalau sudah diketok berangkat jam 6, ya semuanya tau beres, jam 6 pasti sudah siap. Rencananya hari ini kami akan ke daerah Harau, lalu turun ke daerah Bukit Tinggi, muter-muter disana, cari kulineran enak, lalu sore baru mereka mengantar gw ke Airport karena hari itu gw akan pulang duluan.

Bukit Harau

Sisihkan waktu sekitar 4 jam untuk menuju tempat ini jika berangkat dari daerah kota Padang. Kondisi jalannya baik, teraspal semua, dan walaupun lokasinya agak jauh namun untuk perjalanan 1D trip, lebih pas dimulai dari Harau, perjalanan kesini akan melewati Bukit Tinggi, jadi setelah puas disini, barulah perjalanan balik menuju Padang bisa berhenti-berhenti dan explore Bukit Tingginya.

Mengapa Bukit Harau, karena tempat ini sudah dinobatkan sebagai salah satu bukit terindah di Indonesia. Setelah sampaipun kami seperti berada di dalam bukit-bukit tinggi ala-ala dataran Cina yang tegak berdiri menjulang diatas kami. Sebenarnya tempat ini memiliki banyak objek wisata alam yang bagus-bagus, tapi ya kami cuma sebentar, mungkin kalau kalian kesini bisa explore lebih dalam lagi, banyak curug bagus, dan lokasi alam lainnya yang menarik untuk dikunjungi.

Kuliner Gelamai

Makanan khas ini bisa ditemukan di Harau, rasanya mirip dodol, namun ada rasa durian yang lumayan terasa. Untuk tekstur lebih lembut dari dodol, cocok untuk yang suka manis-manis.

Durian Harau

Wajib ya, uda jauh-jauh kesini wajib coba duriannya. Banyak yang jualan di pinggir-pinggir jalan tinggal mampir aja. Disini juga dalam menjual durian aturannya tetap sama, nggak boleh dipetik sebelum jatuh secara alamiah dari pohon. Bentuknya kecil-kecil, untuk rasa, bener kata orang-orang sini, durian Harau biarpun kecil tapi alkoholnya kenceng, berasa banget padahal kita makan 1 buah aja.

Goa Jepang

Setelah dari Harau barulah kami menuju Bukit Tinggi, lokasi pertama kami adalah Goa Jepang. Goa perlindungan tentara Jepang, salah satu lubang yang terpanjang di Asia mencapai lebih dari 6 kilometer. Ribuan orang tewas selama 3 tahun waktu pembuatan. Ngeri kan.

Itiak Gulai Hijau

Oh sebelum cerita tentang tempat yang akhirnya kita kunjungi, sebenernya kami mau ke tempat ini , kata pak supir tempatnya paling paling paling enak makanannya, dan bener, pas kesini semua makanannya sudah habis. Jadi yah, ya udah, foto rumah makannya dulu aja. Kalau kalian mau ke daerah Bukit Tinggi, coba deh utamain ke tempat makan ini dulu.

Ok, karena gagal ke rumah makan diatas, kami pindah ke tempat rekomendasi pak supir, tempatnya nggak jauh dari tempat ini. Penampakannya seperti ini

Gimana, mantep kan ? Disini wajib makan Bebek ijo nya ya. Karena kita semua super lapar, jadi banyak banget yang kita makan. Lupakan saja berapa banyak kolesterol dari makanan-makanan itu yg penuh minyak, lemak, dll. Cukup nikmati saja indahnya dan nikmatnya kuliner Indonesia yang super kaya ini. Oh untuk bebek juaranya ini, tapi kalau untuk makanan yang lainnya tetep Lamun Ombak di post pertama situ tetep jawaranya.

Taruko Caferesto

Tempat ngopi fancy di deket Bukit Tinggi ? Kesini aja, tempatnya bagus, enak banget buat nongkrong-nongkrong santai ngobrol sama temen-temen trip kalian. Kopi Taruko Coffee Robustanya enak, pahit dari kopi dicampur sama manis dari roti dan gula jawanya sambil di seruput dikit-dikit, nyam... Enak kesini dalam nuansa santai, ngobrol santai, duduk santai, lihat pemandangan, syukuri apa yang sudah berjalan, temukan quality time dengan teman-teman trip kalian. Matiin tuh hp dan gadget lainnya.

Sate Mak Syukur

Mainstream ya, gpp, ini biasanya  ditanya orang-orang kalau tau kita ke Padang, "Kalian coba sate mak syukur ga ?"  Memang ini sate paling terkenal di Padang dan di Jakarta juga cabangnya banyak. Ternyata setelah dipesan dan dimakan, hmm yang gw suka memang kedalaman rasa dari si bumbunya, ada rasa hangat yang datang dari lada hitamnya. Tapi untuk keseluruhan kalau ditanya apakah rekomendasi ? Hmm biasa aja, kalau pingin kesini karena penasaran gpp kesini aja, tapi kalau mau cari yang enak, mungkin tempat lain lebih ok.

Selesai dari sini , lalu kami semua kembali ke Kota Padang, menghantarkan gw yang akan pulang dulu, lalu kamipun berpisah. Thanks guys for this amazing trip.