Banyak cara untuk menikmati ibu kota dengan berbagai macam masalahnya yang ada, salah satunya yaitu dengan jalan-jalan keliling kota. Yap, kami bosan dengan mall yang gitu-gitu aja, cuma duduk-duduk, pesen makanan, minuman, lalu ngobrol, lalu bingung mau ngapain lagi. Setelah kami memilih suatu hari sabtu yang semuanya bisa ketemuan pagi-pagi di Sarinah, kamipun memulai trip. Trip yang sangat simpel, yaitu muter-muter naik kendaraan umum yang ada, mau kemanapun masih tentatif, yang penting bisa ngumpul dan jalan bareng yang beneran bergerak berpindah dari 1 tempat ke tempat lain sambil ngobrol-ngobrol. Maklum, sudah beda project, beda company, tapi tetap selalu ada waktu buat pergi bareng.

Bus Wisata Gratis Jakarta

Ini dia bus yang gw sendiri juga baru pertama kali naik. Firman bilang ada bus gratis yang bisa muterin Jakarta, rutenya ke Kalijodo. Waktu itu ada beberapa opsi, bisa ke perpustakaan nasional, kalijodo, atau ke kota tua lihat pameran Bienalle, dan opsi pertama yang dipilih yaitu ke Kalijodo dengan bus wisata ini. Dari Sarinah kami naik busway ke arah museum nasional, lalu antri sebentar dan kami dapat bus wisata ini. Bus ini punya 2 lantai dan selama perjalanan nanti akan ada pemandu menggunakan pengeras suara dari bawah yang menceritakan tentang objek-objek yang dilewati. Sayang, suaranya kurang begitu jelas sampai ke lantai atas. Tapi gpp, jadi pengalaman yang baru juga lihat pemandangan jalan dari bus double decker, berasa lagi ke London.

Ternyata rute ini salah, terpaksa kita mesti berpindah ke bus lain yang naiknya tepat di seberang perpustakaan nasional, inilah rute yang akan berujung ke Kalijodo. Nggak disangka lagi, ternyata bus ini pun kembali melewati Sarinah untuk ke arah Semanggi lalu masuk tol sampai menuju tempat pemberhentian terakhir. Tau gitu kan langsung naik aja dari Sarinah yang ke arah Semanggi haha.

Kalijodo

Waktu yang terbuang cukup lama dalam perjalanan kami kesini dan membuat kami lapar sekali, akhirnya tujuan utama kesini selain buat lihat-lihat tapi juga cari makan, untung di belakang ada food court, makanannya juga cukup lengkap dan murah. Setelah makan kenyang duo Ari-Adi mengeluarkan kamera dan kami mulai mencari jepretan-jepretan. Lumayan bisa pinjem SLR nya Adi, nyoba-nyoba lensa yang panjangan dikit, tapi tetep ah, enakan bawa Mirrorless, lebih enteng soalnya.

Kota Tua

Puas foto-foto perjalanan berlanjut ke Kota Tua, karena pingin cepet sampai, kamipun pesan GrabCar 2 mobil kesana. Tadinya kan mau lihat pameran Bienalle, eh ternyata sampai sana sudah tutup haha, padahal sudah hari terakhir. Museum-museumpun sudah pada tutup, ya sudah kamipun keliling-keliling sambil buka tripod dan jepret-jepret lagi.

Selalu seru jalan-jalan bareng. Pesan yang bisa dipetik dihari itu, lihatlah rute sebelum bepergian :)