Lika-liku politik di Indonesia akhir-akhir ini lagi seru banget. Kalau ibarat film, uda seperti serial yang bersambung dan buat penasaran kira-kira nantinya drama ini akan berakhir seperti apa. Dan kalau dilihat-lihat lagi, dipikir-pikir lagi, apakah ini semua ada benang merahnya atau tidak, menurut pendapat gw pribadi, rasanya sih ada, dan semua mengarah ke Cikeas. loh kok bisa?. Untuk menarik benang merahnya gw akan mulai dari melihat potongan sidang ke 8 Ahok ini yang nantinya akan gw sambung ke cerita-cerita lainnya.

Dalam potongan video tersebut, jelas ada pertanyaan dari tim kuasa hukum Ahok kepada ketua MUI tentang adanya pembicaraan antara mantan presiden kita itu dengan dia, yang dijawab dengan jelas bahwa tidak ada pembicaraan itu. Dan ditegaskan lagi oleh kuasa hukum kalau mereka bisa membuktikan percakapan ini dan saksi tidak merubah pernyataannya berarti beliau akan dilaporkan karena memberikan kesaksian palsu dibawah sumpah. Disini kata kuncinya adalah ada pembicaraan antara SBY dan Ma'ruf Amin.

Lalu sehari setelah persidangan ini , di pagi hari tadi, tiba-tiba SBY buat konferensi pers.

Beliau menjelaskan perasaan merasa terfitnah dengan dikaitkannya nama dia dalam persidangan, dan juga menjelaskan bahwa ingin ketemu Jokowi tapi ada pihak yang melarang dia bertemu dengannya. Itu pengantarnya, lalu dilanjutkan dengan tudingan dia disadap lah, mengatakan ini penyadapan illegal, political spying, dan lain-lain itu adalah kejahatan serius.

Dari yang dia utarakan, pertanyaannya kan jadi apa benar SBY disadap ? Dan kenapa super yakin sekali kalau dia disadap? Apalagi yang bicara kuasa hukum Ahok, punya wewenang apa mereka bisa menyadap ? Dan akhirnya benar banget pas malamnya disiarkan di Metro TV apa yg gw pikirkan dijawab di acara Primetime News, salah satu kuasa hukum Ahok bilang kalau bukti rekaman nggak harus berupa hasil sadapan. Bisa saja rekaman video dari media.

Jadi memang dari awal nggak pernah ada kata penyadapan, tapi kenapa SBY merasa penting sekali untuk menggelar konferensi pers ? Sudah mulai gelisah dengan segala tudingan ya ?

Mencari Benang Merah

Sekarang dari sidang Ahok, baru sekarang ini mencuat nama SBY. Saksi-saksi palsu lainnya yang sudah datang juga ada yang menjadi tim pemenangan SBY dulu. Jangan lupa juga, Antasari yang bebas beberapa hari lalu juga memberi komentar dia akan membuka siapa-siapa yang berusaha mengancam dia sebelum dia menjadi tersangka, video lengkap nya dibawah ini.

Di video itu jelas ada nama Aulia Pohan, hubungannya apa dengan SBY ? Pasti tahu sendiri ya. Kasus Antasari ini juga nantinya sangat-sangat menarik untuk ditunggu, dia juga mengkomentari daripada SBY ngetweet [beginian](https://twitter.com/SBYudhoyono/status/822347794790780928) mending ngurus kasus dia. Ada korelasi sekali antara kasus Antasari dengan SBY. Dan dari semua tokoh-tokoh politik yang diundang ke acara syukuran kebebasan Antasari, cuma SBY yang tidak diundang.

Mari lihat sudut lain lagi, Sylviana sekarang sudah menjadi saksi untuk kasus korupsi dana hibah. Lalu Agus komentar keras juga bahwa kasus ini mengada-ngada. Partai Demokrat lebih kencang lagi sampai mengeluarkan 7 poin ini. Jelas mulai ada pelemahan-pelemahan buat paslon no 1, yang tentu merugikan partai Demokrat, dan juga ketumnya.

Strategi

Gw melihat entah sengaja atau nggak, ada peran besar Jokowi atau Kapolri Tito untuk mulai satu persatu mempreteli orang-orang yang punya niat jahat. Mulai dari penangkapan orang-orang yang berusaha makar, lalu sekarang ditetapkannya Habib Rizieq menjadi tersangka, lalu diperiksanya Sylviana yang mungkin nanti bisa jadi tersangka. Kalau benar semua dalang perebutan kekuasaan itu dari Cikeas, taktik yang berjalan sekarang cool banget, yang diserang itu bukan kepalanya, tapi kaki-kakinya duluan pelan-pelan, lama kelamaan kan kepalanya akan keluar sendiri, nggak berdaya karena bawahannya sudah habis semua.

Kondisi sekarang jauh berbeda, kasus Habib Rizieq sudah secara cerdas dipusatkan di Polda Jawa Barat, bukan di DKI Jakarta biar nggak bikin rusuh. Tangan-tangan FPI mulai terpecah belah mau demo Ahok atau tetap setia dengan ketuanya yang menjadi tersangka. Jadi kalau lihat peta kedepannya, akan sangat seru sekali dan ditunggu publik untuk dibuka lagi kasus Antasari. Lalu kelanjutan sidang Ahok juga seru apalagi sudah menyangkut nama SBY juga sekarang. Kasus Sylviana, lalu kasus Habib yang berujung pelemahan FPI, dan tidak lupa juga kasus Garuda juga kuat akan menyeret Demokrat dan ketumnya.


Sebenarnya gw juga nggak mau berpikiran nggak-nggak tentang mantan presiden kita ini, tapi kalau tiap berita-berita mulai mengarah kesana, ya gimana lagi. Pelan-pelan semuanya dibuka dan kebenaran akan terungkap. Gw juga akan sangat-sangat salut lagi kalau misalnya di pemerintahan sekarang FPI bisa dibubarkan. Pokoknya seru lah drama series politik Indonesia di 2017 ini.