/ 201707

Selamat Ulang Tahun Bapak

Tahun ini bapak merayakan lagi ulang tahunnya, sekarang sudah berusia 59 tahun, dan tahun ini agak berbeda karena dirumah cuma ada gw, bapak, dan mbak yang membantu dirumah. Ade gw nun jauh di Cilegon sana, dan nyokap lagi diluar kota. Tapi walaupun personil tim inti nggak bisa berkumpul bersama kali ini, bagi gw pribadi tetap hari ini harus dirayakan dengan tetap menjalankan kebiasaan yang selalu ada di tiap kali ada yang ulang tahun, yaitu nasi kuning dengan laukpauknya. Karena memang nggak ada yang makan jadi kali ini pagi-pagi banget dibikinlah tumpeng mini, nggak sebesar seperti biasanya, yang penting ada mienya juga, biar panjang umur.

Pagi ini kebetulan bapak akan bertolak ke Semarang jadi di pagi hari ini cuma ada waktu sedikit sebelum gw berangkat kerja dan bapak ke Airport. Memulai pagi ini dengan berdoa, lalu memotong nasi kuning, dan malam sebelumnya gw menyempatkan untuk mencari hadiah untuk bapak. Setelah pulang kantor, beli hadiah dan pulang kerumah masih sempat makan bareng bapak, dan kok pas banget bapak tiba-tiba nyeletuk "besok bapak pingin pergi ke Semarang tapi pingin cari sepatu sendal yang nggak formal-formal banget" , ternyata memang gw juga beli sepatu sandal yang cukup bagus, enteng, dengan teknologi bisa ini itu kata mbaknya, dan kuat. Pas kan! Jadi pas dibuka pun bapak senang sekali. Langung dipakai malah buat ke Semarang haha

Bagi gw pribadi, selalu menyenangkan melihat orang yang paling gw sayang ini senang. Bapak ialah sosok yang selalu mensupport setiap jalan yang gw ambil, setiap kali gw cerita tentang beberapa pilihan yang rasanya cukup besar, ia selalu bisa memberi gambaran tepat konsekuensi dari pilihan itu, dan selalu ditambahkan di akhirnya dengan "jangan lupa dibawa dalam doa, biar roh kudus yang bekerja". Itulah mengapa sering kali ketika berdoa gw cukup jarang memohonkan sesuatu dengan spesifik, lebih sering seperti Tuhan saat ini saya sedang ada dalam posisi harus memilih ini atau itu, atau Tuhan saat ini saya sedang dalam pekerjaan mengenai ini dan itu, semoga apapun yang berjalan, biarlah roh kudus yang bekerja, dan apapun jalannya yang terjadi itu akan saya jalani dengan baik. Makanya ketika beberapa hal kadang nggak sesuai dengan apa yang gw mau, ya nggak apa-apa, mungkin memang itu jalan yang terbaik menurut Dia.

Tentang Kerbau yang Dipecut

Cerita lain lagi yang sangat menempel dalam hidup gw adalah ketika dulu jaman SD, gw sebenernya lupa gw ngapain waktu itu tapi memang waktu itu gw agak kelewatan pokoknya bandelnya, dan sama nyokap uda dimarah-marahin abis-abisan, tapi pas sama bapak waktu itu gw cuma dipanggil ke dalam kamar, lampu kamar dimatikan, terus gw disuruh duduk samping dia di kasur. Dan bapak cerita, tentang seekor kerbau, "kamu tau kan ri kerbau itu kalau disuruh bekerja membajak sawah itu kalau nggak nurut, maka si tuannya akan mecut dia. Tiap kali nggak nurut pasti dipecut lagi. Kira-kira itu salah nggak menurut kamu ?"

Gw bingung, bukannya dimarahin malah dikasih teka-teki, gw jawab waktu itu "benar" tapi pas ditanya kenapa dibilang benar gw nggak bisa jawab, lalu bapak cerita lagi "iya kerbau itu perlu dipecut karena memang di ciptakan itu tanpa punya kemampuan mikir, jadi ya dengan dibuat takut seperti itu maka dia akan terus bekerja, nah bapak nggak mau jadi seperti tuan itu terus marah-marahin kamu, karena kamu bapak yakin pasti bisa berpikir kalau yang kamu lakuin itu salah. Bapak pingin kamu lain kali coba pikirkan segala sesuatu itu dengan panjang, jangan cuma nurutin emosi kamu, coba pikir lagi akibatnya apa. Jadi bapak harap jangan hal ini terulang lagi, dan bapak nggak akan kayak si tuan itu karena kamu itu anak bapak, kamu bukan kerbau yang harus dipukul dimarahin dibuat takut dulu baru jadi bener."

Selesai begitu, berasa tamparan kenceng banget buat gw pribadi pada saat itu dan benar-benar diluar ekspektasi gw yang berpikir habis deh nih kalau bapak nanti marahin. Selama ini Bapak selalu memberi tau semua hal itu dengan memberi pengertian, ini yang terus menerus nempel dan mungkin mempengaruhi juga gimana gw berpikir, berencana, mengambil keputusan, dan jalaninnya. Makanya gw suka banget sama Sabtu Bersama Bapak, setipe banget deh tuh si bapak itu sama bapak gw sendiri, bedanya bapak kayaknya nggak bakal sampai rekam video gitu sih haha.

Ucapan

Terakhir, di hari ulang tahun ini semoga bapak selalu sehat, selalu dalam lindungan Tuhan, selalu dilancarkan semua yang lagi dikerjakan beserta rencana-rencana kedepannya ya. Semoga anakmu ini bisa kelak seperti bapak ya :D