/ 201707

Review Filosofi Kopi 2

Nonton film di hari perdana pas keluar di bioskop memang beda, hypenya tinggi banget, apalagi untuk film sekelas Filosofi Kopi ini yang sebelumnya sudah booming filmnya, kedai kopinyapun juga ikut booming. Kami nonton di Kuningan, nyaris sold out! penuh sampai sisa 3-4 baris di depan. Dan secara overall film ini memang wajib dimasukkan dalam list film Indonesia yang wajib ditonton di tahun ini.

Filosofi Drama

Yap di sekuel ini lebih banyak drama yang sangat dalam, baik seputar bisnis, romansanya, atau prinsip-prinsip hidup yang harus di pegang kuat-kuat. Dari sisi cerita gw sangat menikmati alur ceritanya yang masih sangat relate dengan film perdananya dimana si Ben sang ahli kopi yang memegang teguh prinsip perfeksionis dalam membuat kopi, dan Jodi yang lebih cenderung melihat segala sesuatu seperti matematika, selama cuan gw jalanin.

"Bagaimana jika surga tidak menyenangkan atau tidak ada sama sekali" #FilosofiKopi2

Untuk ceritanya sendiri gw lebih suka memilih untuk nggak cerita apa-apa, silahkan beli tiketnya, langsung saja datang ke bioskop terdekat beli tiketnya dan nikmati sendiri bagaimana film ini benar-benar mempersonifikasi kopi menjadi di posisi yang sangat tinggi.

Kemampuan Akting

Di film ini menurut gw, Chicco Jerikho lah yang jadi sang jawara. Semua gerak-geriknya sampai mimik untuk tiap nuansa semangat, ngeselin, sampai sedih gregetnya dapet semua. Paling greget pas dikirim karangan bunga pasti kan ?

Kehadiran dua pemain ini nih, Nadine Alexandra menempati posisi kedua yang bermain sangat apik, dan Luna Maya juga bermain bagus sekali di film ini. Paling suka dengan ketegaran Brie menghadapi tekanan di sekelilingnya. Jadi bertanya kalau gw di posisi itu kira-kira bakal cabut ga ya.

Kedai Filosofi Kopi

Setelah di Melawai meledak, ternyata di film ini diperkenalkan kedai Filosofi Kopi yang kedua daaaan lokasinya ada diii Jogjaaaaa! Hepiii banget gw liatnya, secara gw masih belum bisa move on dengan keindahan dan keramahtamahan masayrakat Jogja disana. Fix! Pasti ni tempat rame banget disana, mana tempatnya juga cakep banget di pondok Joglo gitu dengan dekorasinya yang asri sekali.

Lokasi Shoot

Ini sih yang super mahal, demen banget lihat tempat-tempat di Indonesia yang terexpose dengan menawan di film ini, keindahan Jogja, sampai ke keindahan Toraja yang fiiiix itu tempat pendopo yang di bukit pasti deh bakal rame nanti disana, dan rumah-rumah yang di shoot di film ini pasti beberapa bulan lagi kalau kesana akan banyak orang yang tau oh disana yang lokasi syuting Filkop tuh. Seneng juga, jadinya kan mengangkat perekonomian di daerah pengambilan syuting di tempat-tempat itu juga. Ada 6 kota totalnya yang diexplore yaitu ada Jakarta, Yogyakarta, Bali, Makassar, Toraja, dan Lampung. Seriously kayaknya minimal salah satu tempat di filkop2 ini harus gw samperin sih dan ambil fotonya :D

Merchandise

Keren nih, di film disematkan website film ini daan ada merchandisenya ternyata, bisa dibeli di sini http://filosofikopi.id/store/ . Gw pribadi paling suka yang hoodienya tapi sayang di belakangnya ada logo filkop besar, padahal di depannya uda cakep tuh logonya kecil.

Kesimpulan

Review yang memang sengaja dibuat minim ini menyimpulkan untuk uda deh nonton aja langsung kesana yak! Keluar nonton film, pesen kopi, resapi filosofinya.

Karena semua yang memiliki rasa , itu memiliki nyawa

Lokasi Filosofi Kopi Jogja